Intermezzo
Penemuan Terbesar !
Ketika Archimedes menemukan Hukum Archimedes-nya yang terkenal itu, ia langsung berteriak, "Eureka!" Bagaikan orang gila dia langsung melompat dari bak mandinya tanpa mengeringkan diri dan berpakaian ia langsung berlari untuk memberitakan kabar penemuannya. Ini adalah kisah historis mengenai suatu penemuan suatu hukum alam yang sangat berpengaruh terhadap peradaban manusia.
Sejarah peradaban manusia patut memberikan hormatnya kepada para penemu yang telah berjasa memberikan sumbangan bagi kemajuan kebudayaan manusia. Suatu penemuan bahkan dijadikan nama suatu era karena banyaknya pengaruh dari penemuan tersebut.
Bagi sang penemu, ada suatu sukacita yang meluap tak tertahankan karena penemuan tersebut. Suatu kepuasan yang luar biasa karena apa yang dia cari selama ini telah dia dapatkan.
Bagaimana dengan penemuan rohani?
* * *
Dalam Injil hal kerajaan sorga seperti halnya seorang yang menemukan harta terpendam. Sehingga dia harus menjual segala miliknya untuk mendapatkan tanah dimana harta terpendam tersebut tertanam. Sebenarnya ada suatu transaksi dalam perumpamaan ini, yaitu bahwa dia harus mengorbankan semua hak miliknya untuk mendapatkan harta tersebut. Dia rela menjual semua miliknya untuk mendapatkan harta terpendam tersebut. Dia rela untuk mengakui bahwa segala miliknya sangat tidak berharga dibandingkan dengan penemuan tersebut.
Yang menjadi andalan bagi dirinya adalah penemuan tersebut. Keberadaan dirinya ditentukan dengan resiko tukar-menukar yang telah dia lakukan dengan penemuan tersebut.
Alkitab sering menceritakan orang-orang yang menemukan Allah. Penemuan ini bagaikan suatu audiensi eksklusif antara dirinya dengan Allah. Karena begitu dalamnya perjumpaan tersebut membuat dirinya tidak bisa tidak harus mengakui siapa Allah bagi dirinya. Pada hekekatnya adalah Allah sendiri yang menyatakan dirinya kepada kita. Secara kreatif Dia membongkar kebutuhan kita yang paling dalam dan menyingkapkan kebohongan-kebohongan yang tersembunyi di dalam diri kita.
Allah yang transenden merelakan diriNya untuk dikenal oleh manusia yang sangat terbatas. Kerendahan hati yang begitu agung dan mulia dipertontonkan dihadapan manusia. Pernyataan Allah yang sedemikian luar biasa ini sudahlah sepatutnya membuat manusia yang masih yang merindukanNya terpana tidak berdaya. Keterpanaan dan ketidakberdayaan ini yang membuat dirinya bersujud dihadapan tahta hadiratNya yang kudus.
Ayub menemukan Allah. Daud menemukan Allah. Yesaya menemukan Allah. Yeremia menemukan Allah. Yohanes Pembaptis menemukan Allah. Perempuan Samaria menemukan Allah. Pemungut Cukai menemukan Allah. Wanita Pelacur menemukan Allah. Orang gila di Gadara menemukan Allah. Murid-murid menemukan Allah. Rasul Paulus menemukan Allah. Para tokoh iman telah menemukan Allah.
Penemuan mereka akan Allah merupakan babak baru dalam kehidupan mereka. Suatu revolusi di dalam kehidupan mereka telah terjadi. Dampak yang terjadi tidak hanya untuk masa sekarang ini saja tetapi memberikan dampak kepada kekekalan.
Inilah penemuan terbesar!
* * *
Apa nilai penting dalam pelayanan kita kepada orang lain? Pelayanan kita kepada orang lain mendapatkan signifikansinya ketika orang yang kita layani menemukan kebutuhan terbesar dan setiap saat dalam hidupnya, yaitu : Allah. Penemuan yang tidak dapat diperbandingkan dengan semua penemuan lainnya.
Allah itu cukup.
Ada dua dampak ketika yang terbesar telah ditemukan. Pertama dia tidak dirisaukan dengan hal-hal yang lainnya yang kurang nilainya, karena yang terbesar telah dia temukan berdasarkan kasih karunia, mengapa yang lainnya tidak. Dia nyaman dengan penemuan itu. Kedua dia memancarkan kuasa dari penemuan itu kepada orang-orang di sekitarnya. Tidak ada yang dapat menahan-nahan kuasa pengenalan akan Allah tersebut untuk terus mengalir kepada orang-orang disekitarnya.
Penemuan ini memberi dasar bagi pertumbuhan hubungan kita dengan Allah. Karena Dia lah yang telah memulai, mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan baik di dalam diri kita sampai kepada kesempurnaan yang sejati.